Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober 15th, 2008

Roma (bahasa Italia dan Latin: Rome) adalah ibu kota Italia, ibu kota Provinsi Roma dan juga ibu kota daerah Lazio. Kota ini terletak di hilir sungai Tiber, dekat Laut Tengah, di 41°54′ LU 12°29′ BT. Vatikan, sebuah daerah kantong (enklave) berdaulat di dalam wilayah Roma, adalah pusat Gereja Katolik Roma dengan pemimpin seorang Sri Paus.

Sebagai kota terbesar di Italia, Roma mempunyai populasi sebesar 2.823.807 jiwa (2004) dengan hampir 4 juta di daerah metropolitan.
Sejarah kota ini sangat panjang, hampir 2.800 tahun. Selama itu, kota ini pernah menjadi pusat Kerajaan Romawi, Republik Romawi dan Kekaisaran Romawi, dan belakangan negara Kepausan, Kerajaan Italia, dan kini Republik Italia.

beberapa hal cantik di Rome :
1. Colosseum

Colosseum atau Roma Amphitheatre, stadion tua Roma yang di masa lalu digunakan untuk mempertunjukkan kekuatan Gladiator melawan binatang-binatang buas. Kegemaran bangsa Romawi kuno untuk pamer kekerasan memang tak dapat dibanggakan dan Colosseum menjadi salah satu saksi kekejamannya.
Walau begitu, amphitheater pertama yang mampu menampung sekitar 50.000 orang ini adalah bagian dari sejarah, arsitekiur dan budaya, serta kebanggaan Roma masa kini. Dibangun pada tahun 80 Masehi, mahakarya kebudayaan dunia itu merupakan ‘gedung pertunjukan’ utama dan tempat hiburan terpenting di zaman itu.
2. Roman forum
Forum Romanum atau Roman Forum, yang dulu merupakan pusat politik, keagamaan dan hukum di Roma. Kini, pengunjung disuguhi sisa kejayaan The Roman Empire ini melalui peninggalan arsitektur Romawi yang tak ternilai. Reruntuhan pilar-pilar raksasa terlihat menopang berbagai bangunan kerajaan, di antaranya rumah raja yang disebut “The Regia”, meeting hall atau “The Curia” dan tempat berkumpulnya warga, yakni “The Comitium”.
3. Vittorio Emanuelle II Monument
Istana megah dengan ratusan anak tangga dan patung Vittorio Emanuel II di puncak monumen, serta keindahan Roma yang dapat dinikmati dari puncaknya, adalah kelebihan monumen terbesar di Roma ini. Air mancur mungil dengan ornamen ukiran patung terdapat di sisi pintu masuk monumen. Sementara di bagian yang mirip altar, jumpai api abadi yang tampak seperti sebuah makam yang dijaga oleh 3 prajurit Roma.
4. Pantheon
Pantheon adalah gereja berkubah unik yang masih berfungsi hingga kini. Seperti layaknya memasuki gereja, aturan untuk selalu tenang dan larangan menggunakan blitz harus dipatuhi. Suasana khidmat langsung terasa, apalagi karena di dalam Pantheon tidak ada penerangan modern, hanya cahaya lilin dan terkadang sinar matahari yang menembus kubah. Sungguh indah! Di Pantheon Square dengan resto-restonya, juga dapat menjadi alternatif makan siang.
5. Fontana De Trevi
Fontana de Trevi, air mancur terbesar di Roma dengan mithos terkenal dibalik keindahannya. Tempat ini paling crowded, karena semua orang melewatkan sore harinya di sini, bersantai ditemani gemericik air dan dentingan koin-koin. Lemparkan sebuah koin ke dalam kolam air mancur dengan posisi memunggunginya, sambil mengucapkan permohonan di dalam hati. Mitosnya bilang, permohonan itu akan terkabul, atau bahkan Anda akan menemukannya di Roma.
6. Piazza Del Popolo
Piazza del Popolo, big square tempat warga Roma bersantai di sore hari. Pasangan-pasangan muda pun terlihat bermesraan di ujung-ujung square. Untuk para honeymooners, meluruskan kaki sambil membagi kemesraan di sini menjadi keasyikan tersendiri.
7. Vatikan City
Musei Vaticani terlebih dulu dan tentukan waktu paling tidak 3 jam. Karena tanpa disadari, Anda bisa betah sekali berlama-lama di museum ini. Setelah itu, mulailah menjajaki Basilica San Pietro dan luangkan waktu sekitar 4 jam. Walau basilika ini tidak terlalu besar, namun keindahan patung, karya lukisan, serta detil ornamen altar-altarnya mampu membuat kita terpaku.

Karya Michelangelo yang terkenal, Pieta, yang dibuat saat ia berusia 24 tahun, yakni gambaran Yesus tergeletak di pangkuan Bunda Maria, terbalut manis di dalam dinding kaca inside the basilica. Begitu pula karya-karya magnificent lainnya yang membuat mata tak berkedip.

Setelah terkungkung cukup lama di dalam dinding Basilica, nikmati siraman mentari di Piazza San Pietro atau St. Peter’s Square sambil bermain dengan merpati. Square ini kerap dipenuhi lautan manusia saat acara-acara khusus, seperti pidato Paus di hari Natal atau Misa Paskah di musim panas.

Amati pula lingkaran-lingkaran star sign seperti Pisces Aries dan teman-temannya dua small fountain, serta pilar-pilar yang amat megah. Seusai beristirahat di sini lanjutkan kunjungan ke Castel San Angelo Hanya dengan berjalan kaki sekitar 5 menit, kastil yang hampir runtuh ini adalah sisa kejayaan Michaelangelo, di mana ia menghasilkan karya-karya terbaiknya untuk Roma. Dengan keunikan dan kisah sejarah panjang, tak heran kastil ini menjadi ajang penelitian para peminat arsitektur, sejarah, seni patung dan arkeolog.

beautiful place kan ?
mimpi aku bisa honey moon di Roma nih … 🙂

Iklan

Read Full Post »